Indonesia
Sambut MEA, Diperlukan Kesiapan Produk dan Industri Untuk Berkompetisi
Menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN ( MEA ) 2015,
diperlukan kesiapan produk dan Industri Indonesia untuk berkompetisi
dan berdaya saing. Penguasaan IPTEK menjadi kunci untuk membangun kekuatan daya
saing agar menghasilkan produk bernilai tambah ataupun memberikan keunggulan
kompetitif.
Di acara Forum Inovasi Teknologi 2015 (FIT 2015)
yang mengusung Tema “Hilirisasi dan Komersialisasi IPTEK Tepat Guna”
yang dilaksanakan di Jakarta dan dihadiri oleh sekitar 150 peserta yang
terdiri dari kalangan pemerintah, akademisi, inkubator
bisnis, technopreneuer, investor, saling bersinergi untuk mengambil
langkah nyata untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis
IPTEK Tepat Guna. Acara Forum Teknologi 2015 juga dihadiri pula oleh
Menteri Perindustrian RI, Bapak Saleh Husin, SE, Msi, Bapak Sandiaga
Salahudin Uno selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan INOTEK dan
Bapak Dr. Ir. Dimyati, Msc,Deputi Bidang Sumber Daya Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi, Kemenristekdikti.
Menteri Perindustrian RI, Bapak Saleh Husin , SE,
Msi menyatakan bahwa dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah tahun 2015-2019 telah
dituangkan upaya untuk meningkatkan daya saing perekonomian berdasarkan
keunggulan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang bekualitas serta
kemampuan IPTEK yang terus meningkat.
“Visi Rencana Induk Pembangunan Industri Nasitonal (RIPIN) adalah menjadi
negara industri yang tangguh yang bercirikan struktur industri yang kuat,
sehat, dan berkeadilan, industri yang berdaya saing tinggi
ditingkat global dan industri yang berbasis inovasi dan teknologi. Pertumbuhan
industri non-migas ditargetkan dapat mencapai 6.8% pada tahun
2015, 8.73 % pada tahun 2020, dan 9.53% pada tahun
2025”, demikian papar Saleh Husin.
Menristekdikti dalam sambutannya yang disampaikan
oleh Dr. Ir Muhamad Dimyati, Msc, Deputi bidang Sumber
Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, . mengemukakan “Diperlukan suatu sistem
Iptek yang baik yang menjadikan interaksi antara penghasil dan pengguna Iptek
lebih intensif dan bermanfaat untuk peningkatan perekonomian bangsa”. ujarnya
“Saat ini, Pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi
dan Pendidikan Tinggi mengeluarkan kebijakan Penguatan Sistem Inovasi Nasional
(SiNas Iptek). Tujuan dari SINas Iptek adalah peningkatan sinergi,
produktivitas dan pendayagunaan sumberdaya litbang nasional sehingga inovasi
dan iptek meningkatkan daya saing ekonomi nasional dan mensejahterakan
masyarakat,” ungkap bapak Dimyati.
Forum Inovasi Teknologi merupakan acara tahunan yang
diselenggarakan oleh Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK), sebuah
inkubator bisnis untuk teknologi tepat guna yang didirikan tahun
2008. Dalam pelaksanaan Forum Inovasi Teknologi 2015 dilakukan kolaborasi dan
sinergi dengan acara Konferensi Nasional Inovasi & Techopreneurship
2015 yang diprakasai oleh Institut Pertanian Bogor.
Saya harapkan dengan
diselenggarakannya acara ini dapat lebih mendorong semangat para
technopreneur Indonesia untuk terus berinovasi menciptakan
produk-produk teknologi-teknologi tepat guna yang bernilai komersial, ramah
lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar