ALASAN KOTA SURABAYA MENJADI KOTA PAHLAWAN
Latar Belakang Masalah
Surabaya yang dikenal juga dengan sebutan Kota Pahlawan, merupakan
ibu kota Propinsi Jawa Timur. Surabaya adalah kota terbesar kedua di Indonesia
setelah Jakarta. Berdasarkan data yang tercatat di Dinas Kependudukan dan
Catatan Sipil, sampai dengan Bulan Desember 2007. Jumlah penduduk Kota
Surabaya yang terdaftar di Kartu keluarga hingga Desember 2007 adalah
2.861.928 jiwa,dan dengan tingkat pertumbuhan penduduk 1,2 % per tahun. Dan
juga menurut Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim , jumlah kendaran pribadi di
Surabaya pada tahun 2012 sudah mencapai 4.166.847 unit. Surabaya juga
termasuk sebagai salah satu kota metropolitan di Indonesia.
Kota Surabaya mengalami perkembangan yang cukup besar dalam
beberapa tahun ini, terutama perkembangan dalam hal perdagangan dan
pertumbuhan penduduk. Surabaya yang berkembang menjadi kota dagang dan
tujuan bisnis menjadi salah satu kota tujuan bagi banyak orang untuk mencari
pekerjaan, baik penduduk kota Surabaya atau bahkan pendatang dari berbagai
daerah. Dan hal itu tentu saja akan membuat kota Surabaya menjadi semakin
padat dan menyebabkan kemacetan dimana-mana, untuk itu pemerintah kota
Surabaya harus dapat memaksimalkan sarana transportasi publik. Karena
transportasi publik merupakan jawaban yang paling tepat dalam mengatasi
kemacetan lalu lintas. Seperti yang saat ini sedang gencar dilakukan di ibukota
Jakarta dimana tingkat kemacetannya sudah cukup parah. Dan melihat
perkembangan kota Surabaya yang sangat cepat baik dari pertumbuhan penduduk
dan pembangunan kota, sepertinya masalah kemacetan lalu lintas hampir di semua
jalan kota juga akan terjadi terjadi di Surabaya dalam beberapa tahun kedepan.
Setiap orang tentu menginginkan untuk sampai ke tempat tujuan dengan
cepat tanpa terkendala oleh keadaan jalan yang macet. Namun kebanyakan orang
malas untuk menggunakan jasa transportasi umum, kebanyakan dari mereka lebih
memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi untuk pergi ke tempat tujuan
terutama ke tempat kerja. Hal ini dapat disebabkan berbagai alasan, mulai dari
alasan biaya, lama perjalanan, sarana transportasi umum yang buruk dan bahkan
mungkin karena mereka tidak tahu harus menggunakan jasa angkutan umum apa
untuk dapat sampai ke tempat tujuan akibat kurangnya informasi mengenai rute
atau trayek yang dilalui angkutan umum, jadwal keberangkatan kereta api
komuter di kota Surabaya. Selama ini informasi rute atau trayek suatu angkutan
umum dalam kota hanya terdapat pada sticker yang ditempelkan di badan
angkutan umum tersebut. Kurangnya informasi rute atau trayek angkutan umum
tersebut tentu saja menjadi salah satu permasalahan yang cukup serius dan harus
segera ditangani, mengingat semakin padatnya kota Surabaya terutama kondisi
jalanan yang mengalami kemacetan di berbagai titik jalan.
Dengan perkembangan teknologi yang saat ini telah merambah di
berbagai bidang, handphone merupakan salah satu teknologi yang mencakup
berbagai ranah kehidupan manusia, teknologi yang telah mempengaruhi
kehidupan manusia dan menjadi salah satu bagian dari kehidupan manusia. Dalam
hal ini adalah perkembangan Smartphone Android yang sangat pesat seperti yang
dimuat di Harian Seputar Indonesia pada tanggal 27 Juni 2012 menyebutkan
bahwa pertumbuhan pengguna Android mencapai 15 kali lipat dibandingkan
tahun 2011 atau sekitar 2,5juta pengguna saat ini dan diperkirakan akan terus
mengalami peningkatan lebih besar pada tahun depan. Dengan memanfaatkan
perkembangan teknologi, khususnya kecanggihan fitur-fitur yang terdapat pada
Smartphone Android diharapkan dapat membantu manusia dalam banyak hal.
Pencarian rute terpendek merupakan suatu solusi yang dapat menentukan
jalur terpendek dari trayek angkutan kota. Dengan pencarian rute terpendek
menggunakan metode Spanning Tree ini dapat ditentukan jalur angkutan yang
tepat berdasarkan jalur terpendek dengan hasil yang relatif optimal dan waktu
proses yang relatif singkat. Dari rute terpendek tersebut kemudian diproses
sehingga bisa menghasilkan informasi alternatif angkutan umum yang bisa
digunakan calon penumpang. Metode Spanning Tree banyak digunakan untuk
memecahkan berbagai masalah yang bersifat spesifik, dalam hal ini adalah
permasalahan transportasi umum Surabaya.
Dari permasalahan diatas maka diperlukan suatu sistem yang mampu
memberikan solusi alternatif untuk pemilihan alat transportasi umum Surabaya
menggunakan perangkat mobile smartphone android, dimana solusi alternatif
tersebut didapat dari pertimbangan jarak, biaya dan jumlah oper dari satu
angkutan ke angkutan yang lain. Dan alternatif yang terbaik akan ditampilkan
pada urutan paling atas. Faktor yang menjadi pertimbangan dalam menentukan
rute adalah jarak yang ditempuh merupakan yang paling dekat. Mengingat
smartphone android juga merupakan handset yang saat ini sedang sangat diminati
dan digunakan berbagai kalangan. Informasi yang diterima pengguna dari aplikasi
ini nantinya berupa informasi rute atau trayek beserta estimasi biaya angkutan
umum sesuai dengan tujuan yang akan dituju pengguna dan juga menampilkan
jadwal keberangkatan kereta komuter dan call center armada taksi yang
beroperasi di kota Surabaya.
Sistem yang akan dibangun nantinya dibuat menggunakan teknologi
mobile application pada perangkat smartphone android. Diharapkan dengan
diterapkannya aplikasi ini, dapat membantu masyarakat maupun wisatawan
domestik dengan memberikan solusi alternatif dalam memilih angkutan umum
kota Surabaya. Dan dengan menggunakan aplikasi yang akan dibuat ini dapat
membantu masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai angkutan umum,
diharapkan semakin banyak masyarakat yang menggunakan jasa angkutan umum,
sehingga dapat membantu pemerintahan kota Surabaya dalam mengatasi
kemacetan.
“…Surabaya dikenal juga sebagai kota Pahlawan. Julukan ini tak lain karena kiprah kota ini dalam mempertahankan kemerdekaan ketika tentara Sekutu kembali mendarat di Pulau Jawa untuk menancapkan lagi kuasanya. Namun, rakyat Indonesia melawan, tak ingin lagi terjajah. Maka perlawanan luar biasa pun ditunjukkan oleh Arek-arek Suroboyo ini.Keberanian Arek-arek Suroboyo ini bukan cuma ditunjukkan oleh warga yang telah mendapat latihan militer, tapi juga dilakukan oleh banyak warga biasa. mereka saat itu seakan tak gentar melawan pasukan Sekutu yang jelas punya persenjataan lebih baik.Dalam pertemputran berdarah itu, terdapat beberapa peristiwa bersejarah, misal saja seperti yang terjadi di Jembatan Merah. Jembatan ini menjadi saksi dahsyatnya pertempuran sepuluh Nopember. Ada juga peristiwa perobekan bendera Belanda menjadi merah-putih di atas Hotel Orange yang sekarang dikenal sebagai hotel Majapahit. Beberapa gedung juga digunakan sebagai tempat berkumpul para pemuda sebelum melaksanakan mobilisasi umum.Untukmengenang kisah kepahlawanan dan keberanian Bondo Nekat (Bonek) dari Arek-arek Suroboyo ini, didirikanlah Tugu Pahlawan yang terletak di pusat kota Surabaya.
Kawasan Tugu Pahlawan ini cukup luas. Terdiri dari patung Soekarno-Hatta di bagian depan kompleks Tugu dengan latar belakang tembok Yunani yang retak-retak. Di belakangnya monumen ini berdiri kokoh menjulang Tugu api tunggal dengan 10 tugu api kecil disekelilingnya. Sejumlah tokoh yang dianggap turut andil dalam pertempuran itu, seperti bung Tomo, Gubernur Suryo, dan Walikota Surabaya Dul Arnowo.Kepahlawanan di Surabaya tak habis sampai disitu. Mundur sebelum tahun 1945, sejumlah tokoh nasional telah menggoreskan sejarahnya di Surabaya.Siapa sangka sebuah kos-kosam sempit di gang Peneleh VII milik H.O.S Tjokroamoto meruapakan tempat penggodokan tokoh0tokoh nasional kelak. Sejumlah tokoh ternama sepreti Soekarno, Kartosuwiryo, Muso, Alimin, dan sebagainya sempat mendapat didikan dari Pak Tjokro ini. Meski sayangnya, sejumlah nama yang disebut berikutnya ternyata menjadi perusuh negara. Pak Tjokro banyak memberikan pendidikan kebangsaan kepada anak-anak kosannya lewat diskusi-diskusi bersama.Di Surabaya ini jugalah W. R Soepratman, penggubah lagu kebangsaan kita, Indonesia Raya, dimakamkan. Sebuah kompleks makan yang cukup luas dipugar pada 2003. Sebuah monumen W.R Soepratman memperindah kompleks makan di bagian depan. lewat sebuah seminar pelurusan sejarah, terungkap bahwa tanah kelahiran W.R Soepratman bukanlah di Mister Cornelis, Jakarta. Melainkan di Desa Sumongari Purworejo.Berkat penelusuran sejarah dari Soekarno Institut, ternyata rumah tempat kelahiran Soekarno pun ada di Surabaya. Tepatnnya di Gang Pande IV/40, sebuah rumah sederhana lainnya.
Rumah yang tak jauh dari gang Peneleh tempat kos-kosan Bung Karno kelak, ketika ia melanjutkan sekolah di HBS ini terletak di kawasan yang sama dengan Peneleh, yakni di Genteng, Surabaya.Wah, ternyata memang banyak sejarah kepahlawanan di kota ini. Meski awalnya banyak dari tempat-tempat tersebut yang tidak terawat, sedikit semi sedikit sisi sejarah kepahlawanan kota ini mulai dibangkitkankembali.Tidak hanya dalam bentuk fisik bangunan, tapi juga kegiatan yang mengingatkan kepada kisah kepahlawanan di kota ini, seperti kegiatan-kegiatan yang dirintis oleh teman-teman dari Surabaya Juang. Maju terus Indonesia. Merdeka!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar