Selasa, 11 November 2014

GAP SOSIAL ANTARA BANGSA INDONESIA

GAP SOSIAL ANTARA BANGSA INDONESIA

Menyadari adanya gap antara golongan kaya dan miskin maka perbaikan kualitas sumber daya manusia adalah kunci utama dalam mengatasi permasalahan. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo prihatin dengan adanya gap atau kesenjangan yang sangat lebar antara si kaya dan si miskin di Ibu Kota. Oleh karena itu, ia menyelenggarakan Workshop melalui Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah DKI Jakarta untuk Corporate Social Responsibility (CSR) dalam program perbaikan kampung dan pemukiman kumuh atau atau lebih dikenal dengan proyek MHT Plus. Beberapa sikap mental atau karakter itu yaitu merasa rendah diri (inferior), malas karena alam telah menyediakan segalanya, menggantungkan diri pada pertolongan, merasa terkucil dan terpingirkan. Filosofi ini menggambarkan jika ingin maju dan sukses, harus seperti kupu-kupu yang mampu berjuang keluar dari kepompongnya dengan kekuatan sendiri.
Filosofi ini mengajarkan agar tidak terlalu mengandalkan bantuan orang lain karena hal tersebut justru akan melemahkan semangat juang dalam menghadapi tantangan yang menghadang. 

Nama : Nur Malita Sari
NPM : 36413618
Kelas : 2ID02

Tidak ada komentar:

Posting Komentar